Friday, 29 July 2016

Suara Anak Kecil

“Be a loner, that gives you time to wonder, to search for the truth. Have holy curiousity, make your life worth living” –Albert Einstein
Yop, kurang lebih begitu kata Bapak berambut ikonik ini. Gua sendiri suka dengan quotes yang pernah Einstein ucapkan ini. Karena biasanya dalam kesendirian lo bisa jadi lebih kreatif, dan kritis.

Yop, gua suka berpikir tentang suatu objek dengan point “bagaimana?”. Kaya misalkan waktu kecil gua pernah mikir “bagaimana mobil bisa jalan, apa karena knalpot yang ngedorong mobil, mirip kaya pembuangan roket ?”, “apa yang ngebuat air itu bisa bikin basah ?”, dan banyak lagi. Gua waktu kecil sering punya banyak pertanyaan, tapi entah kenapa semakin bertambah umur, rasa penasaran gua jadi semakin berkurang.

Gua dulu sempet mikir waktu kecil kalo setiap orang di bumi ini tetap, tapi itu berubah ketika gua TK dan melihat fakta, bahwa ada hal dimana seseorang harus dikuburkan dan tidak lagi berbicara… istilah itu disebut meninggal. Gua waktu kecil masih ngga ngerti dengan konsep meninggal, tapi sekarang gua udah ngerti sepenuhnya tentang konsep itu. Terkadang gua mikir, rasa keingintahuan juga ngga selamanya bikin gua jadi lega ketika tahu jawabannya, tapi juga bisa kebalikannya.

Belakangan ini, gua lagi punya banyak waktu lowong, dan gua seakan nginget pola pikir masa kecil gua yang sederhana tapi tak terbatas. Gua habis baca artikel tentang cara berpikir, dan ternyata pemikiran orang dewasa itu lebih terprediksi daripada anak kecil. Yap, karena sistem pendidikan kita yang membuat hidup dalam prosedur, dan itu memotong pemikiran. Dan gua ngga mau berakhir jadi orang dewasa kebanyakan yang hidup dalam prosedur (semoga).

Jadi, gua mulai membaca lagi. Gua mulai membaca buku-buku lagi, karena para penulis itu biasanya adalah “anak kecil yang hanya berumur dewasa”. Beruntung gua punya kakak yang seakan menjawab keresahan gua dengan memberikan beberapa buku ke gua buat dibaca. Entah kenapa, itu ngebuat gua inget dengan beberapa pertanyaan gua waktu kecil, yang seolah-olah gua pernah lupa untuk menjawabnya. Sekarang, anak kecil yang pernah hidup 15 tahun lalu, seolah-olah meledek kemalasan gua dalam rasa penasaran.

Gua jadi inget mimpi gua waktu kecil, mimpi yang udah gua lupain dalam 3 tahun belakangan. Dan semoga anak kecil itu bisa terus ngingetin gua, kalo berpikir itu ngga harus rumit, sederhana juga cukup asalkan itu bisa ngebuat diri lo lebih kreatif tanpa memikirkan prosedur yang ada.

Jadilah seperti anak kecil yang bebas berpikir, bebas berimajinasi, dan punya kreatifitas tak terbatas. Lupakan semua prosedur bagaimana-untuk-menjadi-orang-dewasa yang bisa membuat orang lain senang. Tapi, jangan pernah lupa untuk segala kesenangan yang bisa lo lakukan, jangan lebih banyak merugikan orang lain, daripada memberikan keuntukan.

Mungkin ada beberapa orang yang seolah-olah mematikan kreatifitasnya semata-mata biar diterima di lingkungannya saat ini, atau mencoba memaksakan hal yang ngebuat diri sendiri lupa apa passion sebenarnya yang ingin dilakukan. Mencoba jadi dewasa semata-mata agar tidak dipandang rendah orang lain dengan melupakan apa keinginan sebenarnya. Gua mencoba membangunkan setiap orang yang punya perasaan kaya gini, setiap orang yang lupa keinginan terbesar dalam dirinya sendiri.

Stop killing your dream, your passsion, your imagination, and ending with nothing.

Sincerely, free child. Just like you.

Saturday, 23 July 2016

Indonesia Orang Beruntung

Yoo wassup ghost reader !!
How do you do ?
Now I am officially ghost blogger. Yop, gua jarang upload postingan lagi, dikarenakan gua punya minat baru menulis cerita fiksi, dan bagian itu nampaknya ngga bakal gua bisa posting, semoga aja lancar dan konsisten. Ye, mimpi kadang adalah awal dari harapan. Walaupun kadang ketika mimpi, enaknya itu tuh dilanjutin lagi (tidur lagi).

Indonesia adalah negeri yang kaya alamnya, eksotis, dan penuh dengan banyak seluk-beluk panorama alam yang terlalu tinggi untuk menjadi bagian dalam imajinasi kaum tercerdas. Jadi, jangan pernah bilang Indonesia miskin. Tapi, percuma kalo sekaya apapun sumber dayanya kalo masih miskin dalam pengolahannya. Paradoks.

Kekayaan Indonesia juga bukan sekedar alam, suku, budaya dan bahasa. Orang-orang Indonesia Itu lah juga suatu kekayaan yang dimiliki. Budaya untung adalah darah dari setiap orang Indonesia, yang mengalir dalam setiap arteri, vena, dan keseluruh organ, kita orang beruntung !

Beberapa waktu belakangan gua berpikir, kalo sebenarnya seru atau tidaknya hidup itu berbanding lurus dengan bagaimana perspektif  kita dalam menjalani kehidupan. Ibarat kata, memandang dari sisi lain. Kita sebagai orang Indonesia, seharusnya bangga, karena kita adalah salah satu penduduk di muka bumi ini yang sering melihat segala hal dari perspektif yang positif. Walaupun kadang itu nyawa darahnya udah 10% kaya dalam game.

Bisa disebut hanya orang Indonesia lah yang berlaku demikian. Entah siapa yang memulai tradisi ini, tradisi kata “untung”. Coba, apa kalian udah ada bayangan dari masksud gua ? Yep, kalo ngga ada bayangan berarti kalian ada ditempat yang gelap, eh (?). Jadi, gini…pernah ngga kalian melihat atau bahkan mengalami kecelakaan yang cukup parah ?, nah, disaat itulah kata-kata ini akan keluar dari orang yang bukan mengalaminya.

Kaya misalkan gua punya temen yang waktu itu lagi perjalanan ke sekolah naik motor, dan dia kepeleset dijalan raya dan motornya masuk dalam kondisi rusak yang cukup berat. Stang motornya bengkok 45 derajat, pedal motornya jingkrang sebelah kanan, dan spion motornya hancur berantakan. Temen gua luka dibagian siku sebelah kiri, dan memar-memar di daerah kaki kiri. Udah ngalamin begitu, ketika ada tetangga yang jenguk dia malah berkata “Duh, untung aja cuman tangan sama kakinya yang luka…”. Busyet, dari mana segi untungnya, itu motor udah kaya kertas origami abstrak ditambah badan ringsek, masih dibilang untung.

Gokil, gua berani bertaruh cuman di Indonesia kalian semua bisa ketemu orang-orang seperti ini. Selalu melihat sisi ‘keuntungan’ di segala kondisi terburuk sekalipun. Biasanya orang yang di suguhi kata “untung aja…” hanya akan ketawa atau cengengesan ramah. Dalam hati berujar, “iya, untung aja bukan
kalian yang ngalamin, eh bentar…kok gua juga ngomong untung ?!”.

***

Dari hal itulah cara paling mudah untuk bersyukur, dan memandang segala hal dari perspektif berbeda dalam konteks yang positif. Untung aja gua dilahirin di Indonesia, dimana gua selalu merasa beruntung ketika keuntungan itu terjadi dalam peristiwa yang menguntungkan. BOOYA !

Betapa beruntungnya kita orang Indonesia, karena mungkin aja jika kita adalah orang Inggris pastilah kita tidak berbicara untung, melainkan lucky.

Yop, that’s all for now my ghost reader !
Don’t forget to breath and blink, stay alive !

Untung aja….

Saturday, 2 July 2016

Apa Aku Harus . . .

Apa Aku harus jadi hashtag biar bisa jadi trending topic di hati kamu ?
. . .



Wasssup Ghost reader !?
How do you do, fellas ?
Yop, kalimat pembuka diatas muncul tidak seperti biasanya. Akhir-akhir ini kalimat meme “Apa Aku harus…” lagi sering dipake di meme-meme orang-orang menyedihkan seolah-olah kalo ngga pacaran mereka bakal mati. Kebetulan gua juga lagi kosong, jadi kalo ada yang berminat, tolong isi daftar dulu. #SUAG not #SWAG

Yop, ngomong-ngomong soal meme, pasti ngga identik dengan paparan radiasi nuklir yang ada di kota Chernobyl, Ukraina. Iya, emang ngga identik, yaudah. Jadi, yang mau gua bahas disini adalah tentang bagaimana cara untuk tidak terlalu menunjukan sisi menyedihkan dari seseorang yang ngga punya pasangan dan bagaimana cara mempersiapkan diri untuk pasangan. Walaupun memang menyedihkan dan hampir ngga pantas untuk ditatap matanya, karena biasanya di matanya hanya menunjukan tatapan kosong, mirip kaya hatinya.

Biar ngga menyedihkan cobalah untuk berhenti terlalu memaparkan kesepian yang lo derita dengan update kesendirian lo di social media. Tapi, bukan berarti malah update di social media dengan kata-kata seolah lo lagi jalan sama seseorang atau sejenisnya. Karena, semakin mengumbar, biasanya akan semakin menyedihkan. Dari situ akan menunjukan, kalo lo adalah orang yang jarang jalan-jalan, dan bener-bener excited sekalinya diajak jalan dengan lawan jenis. Tapi, jangan ngga update sama sekali juga, nanti dikira orang lo ngga pernah keluar dengan lawan jenis, atau yang paling parah, orang mengira lo udah mati dalam kesepian yang lo derita. Intinya mah lo serba salah, jadi ikhlasin aja.

***

Dari apa yang telah gua amati, gua mendapatkan beberapa fakta menarik orang yang jomblo atau biasa gua sebut Hati Independent. Iya, gua sebut begitu, karena bagi kaum H.I. (Hati Independent) mereka ngga butuh orang lain untuk mengisi hatinya, jadi mereka berusaha mandiri dengan hatinya sendiri. Faktanya orang H.I. suka memilih, dan punya banyak kriteria. Jadi, mereka seolah menetapkan kriteria tertentu untuk mendapatkan jawaban yang tepat terhadap isi hatinya. Seolah-olah kaya orang yang sesuai kriteria mereka mau sama mereka, sehingga nantinya mereka akan menurunkan kriterianya, dan hanya mempunyai satu kriteria yaitu, “yang penting mau”.

Jujur, gua adalah tipe orang yang jarang pacaran, dan terkadang gua mikir, kalo pacaran itu agak menyusahkan dalam beberapa hal. Kaya misalkan, setiap pagi lo harus chat, siang harus chat, malemnya chat lagi sampe tidur. Sehari ada 3 kali jadwal chat wajib, udah kaya jadwal minum obat. Setiap hari chatnya pun selalu dimulai dengan “Selamat pagi ….(sebutan kata menjijikan pada pasangan)”. Dan kalo untuk lo (pria), lupa ngucapin, atau ngga bales chat bagian ini, HARI LO AKAN HOROR. Belom lagi lo ngga chat 12 jam, dijamin lo langsung jadi orang bego seketika pas lo inget belom ngabarin mereka.

Gua pernah nanya sama temen cewe gua tentang permasalahan chat diatas, dan dari 5 orang jawabannya sama. Kata mereka “Cewe itu cuman mau dikabarin”. Dan gua ngga ngerti sama sekali untuk jawaban ini, dan gua merasa, pola pikir cewe itu mungkin sederhana bagi beberapa pria, tapi menurut gua semakin sederhana suatu jawaban maka semakin runyam rumus untuk memahami dan mencari jawabannya. Coba aja kerjain soal matematika atau fisika, jawabannya mungkin hanya 1 digit, tapi rumus untuk mencari jawabannya lebih susah dari apa yang lo kira.

Tapi biar serumit apapun makhluk berkromosom XY ini, tetep aja Pria bakal suka, itupun kalo lo pria tulen dan ngga ada unsur rainbow-rainbownya. Gua habis menonton video dari salah satu youtubers terbaik di Indonesia, edho zell yang berjudul Pasangan Hidup. Dari video itu dia memberikan pesan yang menurut gua cukup berkesan, kira-kira pesannya gini “jika kita belom melayakan diri untuk memiliki pasangan, maka kriteria yang lo buat cuman jadi khayalan. Karena seenggaknya kalo kita udah melayakan diri menjadi pasangan yang baik, kita bisa menjadi kriteria yang sesuai untuk pasangan kita.”.

Gua pun sedikit ngerti, dalam memahami suatu hal, jangan pernah dari satu sisi doang, cobalah minta pendapat dari sisi pandang orang lain. Dengan begitu, lo akan memperoleh solusi yang lebih bijak. Dan dalam mencari pasangan jangan pernah membuat kriteria khayalan tanpa melayakan diri sendiri, karena nantinya lo hanya akan berakhir dengan kesepian dan kesendirian. Tunggu sebentar, kok gua jadi kaya orang-orang yang kasih motivasi dari twit-twit picisan di twitter ya ? hmmm. #Jordidellaide #JordiRazing

Jadi, Apa harus…(layakan) ?

So that’s all for now my ghost reader.
Thank you for reading my posting !
Don’t forget to breath and blink, stay alive !

Friday, 24 June 2016

Lukka The Croat

Wasssuup Ghoost reader ?
How is going ?
Yop, setelah gua berpikir panjang gua sepertinya harus memperkaya konten dari blog hantu ini. Kali ini gua mau ngasih tips biar lo torang semua bersaudara, eh. Belakangan ini gua lagi sering meditasi a.k.a berpikir tentang diri sendiri, dan itu ngebuat gua jadi agak hippie, jadi gua berhenti melakukan tindakan …..(sensor), gara-gara hal ini, gua jadi ngga suka di keramaian, jadi gua berhenti melakukannya. Lo tau gua lakuin apa ?

Yop, beberapa hari belakangan gua sibuk melaksanakan ujian hidup. Tapi sebagai steady midniter ( komunitas yang gua buat untuk orang yang lebih suka melakukan kegiatan di malam hari, wanna join us ? no, you’ll never join us, because we are high class ) gua selalu konsisten untuk tidak tidur telalu cepat. Jadi, kalo lo sering tidur siang dan tidur lebih cepat, itu adalah pertanda lo punya penyakit Tigriscylcleitis, ini adalah penyakit yang biasa dijumpain sama orang-orang yang sering tidur. Biasanya mereka suka tidur siang dan suka makan ikan, juga sering cuci muka di siang hari, ngga jauh beda sama yang kucing lakuin, dan pada stadium akhir penderita akan berubah jadi kucing seutuhnya. Kalo beruntung penderita akan berubah jadi ras sphynx.

Di sela-sela gua belajar ( pura-pura belajar ), gua mencoba salah satu situs chat internantional, dimana pada situs itu kita akan bertemu random people dan langsung bisa chatting sama mereka. Yang gua suka dari situs ini, gua ngga perlu isi profil atau selfi buat punya profpict. Cukup dengan email, lo bisa akses situs ini, dan situs ini juga ngga banyak ads, dan ngga berat sedikitpun. Jadi, tunggu apa lagi, buruan daftar di situs ***** ( disamarkan karena situs ini ngga bayar ads di blog ini ).

No, situs chat ini bukan omegle atau camfrog, apalagi cliponyu. For God Sake, absolutely freaking not. Jadi, singkat cerita gua langsung mencoba room chatnya, dan gua ketemu dengan salah satu orang Kroasia, mereka menyebut kaum mereka Croat, Gua baru tau. Seperti biasa chat online selalu dimulai dengan kata “hi”. Bacanya bukan ‘hi’ tapi ‘hai’, kaya merek majalah cewe langganan gua, eh…kakak perempuan gua maksutnya.

Kami pun memulai dengan saling berkenalan, dengan skill bahasa inggris seadanya gua mencoba berkomunikasi dengan dia. Orang Kroasia ini bernama Lukka dia 26 tahun, dan sayangnya dia laki-laki. Tapi, suatu kebetulan ternyata dia adalah lulusan Technology Food Nutrients, dan jurusannya masih punya kekerabatan dengan jurusan kuliah gua Agroecotechnology ( seperti yang pernah gua ceritain di postingan “Talking With Stranger”, jurusan gua ini ngga ada kaitannya sama sekali sama wifi dan sejenisnya ).

Gua sempet minder setelah gua bilang gua dari Indonesia, karena gua kira dia ngga tau negara Indonesia, maka dari itu gua nanya “Do you know Indonesia?”. Karena menurut survey masih ada 5-7 % orang di Dunia yang ngga tau Indonesia adalah sebuah negara yang berasal dari Asia. Tapi, ternyata itu bener-bener beda, Lukka tau Jakarta, Jawa, Dan Flores (Dia pernah ke flores, NTB ) . Dia bilang Indonesia adalah suatu negara yang eksotis bagi Croat ( orang Kroasia ). Indonesia adalah negara yang punya segudang pemandangan indah, kata Lukka. Gokil, gua bangga bener dia ngomong gitu.

Gua sempet bingung juga, si Lukka tau banyak tentang Indonesia, sedangkan yang gua tau dari Kroasia cuman Modric, pemain bola berkebangsaan Kroasia yang main sebagai gelandang di Real Madrid. Dan yang lebih bikin gua takjub dia tau suku gua ! Bataknese !. Gua pun bertanya darimana dia bisa tau banyak hal tentang Indonesia. Lukka jawab “Yea, I have friend from Indonesia right here, and she is bataknese. She like to told me about Indonesia”. Secara ngga langsung, wanita itu punya andil besar memperkenalkan Indonesia ke dunia. Girl, you da real MVP !

Gua dan dia pun berbicara banyak, salah satunya ketika dia berkata kalau Kroasia punya “masalah sendiri” dengan negara tetangganya, Turki. Hmmm, emang udah kodratnya apa ya, ada perselisihan sama negara tetangga ?. Dia bilang Turki adalah negara yang pernah menjajah mereka, 500 tahun. Lagi-lagi gua nemuin fakta baru, ternyata bukan cuman Indonesia yang pernah dijajah berabad-abad. Tapi ditengan dia bercerita tentang Turki, gua menyelinginya dengan “But, I love kebab and it’s from Turks. How ?”, Lukka menanggapinya dengan sedikit indikasi tertawa “yea, I love kebab too, I’m very sad about that fact. Hahaha”. Gile, ternyata dia ngerti sarkasme yang gua maksut. Bahahaha

Gua chatting sama si lukka kurang lebih 40 menit. Dari ngomongin tentang politik, suasana negara, sampe cewe-cewe Kroasia. Dan dia nanya sama gua “Do you like european girls ?”. Mungkin dia nanya gitu karena gua kaya nyambung bener pas ngomongin cewe eropa. Jadi gua jawab “I love every girls”, dan Lukka menjawab “You da real MAN. Hahaha”. Buset, dibilang MAN dengan capslock sama Croat.

Setelah chatting cukup banyak, gua pun berniat untuk belajar lagi, dan beginilah isi chat terakhir gua sama si Lukka.

 
                                                          ( www.strangermeetup.com )

Sorry, gua ngga bisa bikin screenshoot lainnya, gua lupa buat screenshoot bagian atasnya. Menurut gua ini adalah salah satu pengalaman yang baru bagi gua, untuk chatting dengan orang Kroasia, dulu gua juga pernah chattingan dengan orang luar, tapi topiknya ngga sebanyak ini. Dari sini gua semakin punya motivasi untuk membuktikan bahwa dunia itu luas ( arti : berkeliling dunia ). Tips, buat kalian yang chattingan sama orang luar, sediakanlah kamus online di tab browser kalian, karena tak jarang mereka menggunakan bahasa slang yang cukup asing.

***

Banyak hal yang sebenernya harus kita tau, karena wawasan itu perlu, coba cari pelajaran yang ngga bisa kalian dapatkan di Sekolah atau kuliah. Biar lebih melek sama dunia. Karena Dunia ngga bakal nunggu kita sampe tua untuk melihat realita semesta.  Udah pantes jadi sastrawan belom gua ?

So, That’s all for now my ghost reader.
Don’t forget to breath and blink, stay alive !
Satu lagi yang mau gua pesen, START DOING THINGS YOU LOVE ! ( Not in explicit meaning )

Wednesday, 1 June 2016

Drama Korea Action (Drakoract) !

Yo wasssuuup, ghost reader ! ! !
What’s going on ? I am back again ghostie !
As usual I used to opening with english and ended with english too, and I live not become a number two. #JordiRapIsBack, Turn on the duda dida duda dida duda song !
#RandomOpeningAsUsual #HashtagCeption.
Yop, seperti biasa gua selalu membuka dengan kalimat, yang ga punya korelasi kuat dengan apa yang gua buat. #StillJordiRapBEAT


Yasss, dalam waktu dekat ini gua  bakal mengahadapi ujian……hidup. Bukan, ujian akhir semester lebih tepatnya. Seperti biasa, otak yang masih bagus ini bakal dipake buat mikir lagi. Entah kenapa setiap mau UAS, gua biasanya mencari literatur yang bisa ngebuat gua jadi semangat, baik itu berupa buku ataupun film. Karena begitulah cara gua mencari motivasi lebih buat belajar, dan terkadang gua biasanya mencari sesosok yang ngebuat gua merasa bisa melakukan apapun, dan merasa genius mampus.

Semisalkan sebelum ujian gua pernah membaca biografi Steve Job dan bahkan sampe nonton filmnya, dan gua mencoba mendalami pemikiran Steve Job yang genius dalam bidangnya itu. Dengan begitu gua jadi punya perasaan dan pemikiran untuk ngga mau menyerah dan ngga ngelakuin hal yang merugikan gua disaat ujian. Tapi, harga buku semakin mahal, jadi pada akhirnya gua cuman mencari biografi singkat di internet dari tokoh-tokoh terkenal dan mencari motivasi dari kisah mereka, walaupun ngga jarang bukannya nyari motivasi, gua malah jadi menghayal berlebihan.

Beberapa biografi dari tokoh terkenal yang gua baca ada Albert Einstein, Isaac Newton, Thomas Alfa Edison, Adam Lurning, Stephen Hawking, Steve Job, dan bahkan sampe Doraemon. Doraemon ? iya doraemon, coba contoh dia, walaupun dia robot kucing yang sering dikatain musang tapi dia tetap teguh dengan pendiriannya untuk menjadi kucing. Walaupun, menurut gua dia lebih mirip salah satu tokoh di fim digiMON, karena namanya DoraeMON. KuraMON, aguMON, wargreyMON. Korelasi imbuhan MON dengan nama DoraeMON, got it ? *krik.

Ngga cuman dari tokoh nyata, gua juga mencoba motivasi dari tokoh fiksi dalam film. Misalkan dari drama ( dorama lebih tepatnya ) Korea. Tapi bukan drama cengeng yang kisahnya selalu tentang CEO pria kaya yang jatuh cinta sama wanita miskin yang cantik, dan kulitnya terlalu mulus untuk hidup susah (walaupun gua tau, bukan berarti gua nonton drama aliran ini *pembelaan*). Biasanya gua selalu mencari drama action, yang bisa bikin otak gua mikir, dan mempause filmnya cuman untuk mikir dan mahamin filmnya. Belum banyak drakoract (Drama Korea Action, sebarkan singkatan ini ) yang bisa ngebuat gua cukup mikir. Baru ada dua sejauh ini, yaitu City Hunter, Liar Game, dan You’re All Surrounded.

Tokoh utama di film Drakoract itu ada Lee Yoon Sung a.k.a City Hunter, Professor Ha a.k.a Liar Game, dan Eun Dae Gu a.k.a You are all Surrounded. Entah kenapa dari setiap film yang gua anggep keren, gua bakal larut di dalamnya. Kaya misalkan kaya di film city hunter, gua terlarut dalam perasaan gua adalah manusia cekatan nomor 1, dengan menggunakan sabun merek "chanel no.4", dan punya cewe sepenguin (read : se-lucu ) Kim Na na. Di film You’re All Surrounded (YAS), gua merasa jadi seorang detektif yang punya kemampuan menyimak baik dan memiliki insting besar dalam menyelesaikan masalah, dan di film Liar Game, gua merasa mempunyai sifat yang sangat tenang, dan bisa memahami psikologis seseorang. Ya, begitulah hidup gua, mudah terlarut dalam film keren. Tapi, dari semua film diatas baru City Hunter yang udah gua tonton 3 kali, iya 3 Kali ! Udah kaya minum obat !
 
Selain film itu ngebuat gua mikir, tapi juga film ini ngebuat gua jadi mau berantem ! Eh, Belajar maksudnya. Iya, karena tokoh utama di film ini adalah orang cerdas ( dalam perannya ). Jadi, gua punya pemikiran untuk menjadi pemeran utama dalam suatu cerita kita harus lebih cerdas dan tenang. Tapi, itu semua ngga akan berlaku kalau lo masuk dalam cerita romance. Karena yang lo butuhkan dalam jadi pemeran cerita romance adalah, punya playlist lagu yang alunannya terdiri dari 1 sampai 3 macam instrumen dengan tempo yang lambat, misalkan lagu ballad yang cuman diiringin piano. Dijamin, hidup lo akan penuh drama, dan sering berteriak “Hidup ini tidak adil !” sambil sesenggukan cemen.

Terkadang setelah dari membaca biografi atau menonton film gua bakal merasa gua bisa menghadapi ujian itu. Bukan berati gua ngga pernah belajar, tapi setelah gua menemukan motivasi itulah gua belajar. Kalo ngga ketemu (?), ya tetep belajar. Kalo ada orang yang bilang dia dapet nilai bagus padahal ngga belajar, itu kotoran banteng (bullshit (?)) !. Ngga ada satupun orang di dunia ini yang bisa capai hasil maksimal kalo ngga belajar. karena biar gimanapun gua hidup di dunia nyata, dimana orang yang males bakal ngga rajin *krik.

***

Ngga banyak emang mungkin orang yang kaya gua, dimana setiap sebelum UAS selalu mencari motivasi dari beberapa hal. Tapi, terkadang motivasi itu ngga harus dicari dari hal lain, tapi motivasi itu bisa muncul dari diri sendiri. Bisa dengan ngebuat target tertentu dimana pada semester sebelumnya belum tercapai, atau selalu berpikiran “gua akan jadi jauh lebih baik dari semester kemaren, atau setidaknya gua ngga lebih payah dari semeter kemaren”. Tapi, terkadang orang sibuk nyemangatin orang lain, padahal dalam dirinya sendiri dia ngga punya semangat yang mau diberikan ke orang lain. Jadi, sebelum nyemangatin orang lain, semangatin diri sendiri aja dulu.


So, that’s all for now !
Don’t forget to breath and blink, stay alive !
Inget ya jangan sampai lupa, kalo lupa nanti jadi ngga inget, yaudah.